Setelah seharian download melalui torrent, akhirnya saya berkesempatan juga upgrade Xubuntu Feisty ke Gutsy. Seperti biasa saya lebih suka fresh install menggunakan LiveCD.

Tahap pertama setelah backup secukupnya adalah menyiapkan partisi. Entah kenapa ada bug yang cukup mengganggu pada Partition Editor/Manager. Selalu crash setiap kali ia refresh setelah saya mengapply, meskipun pada dasarnya ia bekerja dengan baik. Mudah-mudahan proses intalasi berjalan dengan baik.

Dan ternyata instalasi berjalan normal, kurang lebih 45 menit.

Kesan pertama, tampilan lebih baik, semua hardware dikenali. Speed juga tampaknya sedikit lebih cepat ketimbang Feisty.

Pemilihan aplikasi pada Xubuntu Gutsy, rasanya masih kurang pas buat saya.

1. Office

Abiword dan Gnumeric, meski ringan namun kurang memadai untuk konversi ke Office. Saya uninstall melalui Synaptic kemudian saya install OpenOffice 2.3.0. Kebetulan saya sudah punya versi deb-nya sehingga cukup mudah untuk installasinya.

Caranya extract terlebih dulu hasil download yang berupa tar.gz. Kemudian gunakan command standar “sudo dpkg -i *.deb” pada folder “DEBS” dan “desktop-integration”

2. Media Player

Totem Movie Player, pengalaman sebelumnya tidak terlalu bagus untuk menjalankan movie. Saya menggantinya dengan Mplayer melalui Synaptic. Kemudian melengkapinya dengan codec dan library dari medibuntu.

Untuk mengaktifkan medibuntu repo, masuk ke Synaptic : Setting – Repositories . Pada tab Third Party Software tambahkan:

deb http://packages.medibuntu.org/ gutsy free non-free

kemudian melalui terminal ketik:

wget -q http://packages.medibuntu.org/medibuntu-key.gpg -O- | sudo apt-key add –

Kali ini pada Mplayer tidak ada lagi error berupa “Error opening/initializing the selected video_out(-vo) device“. Namun muncul error, “gnome_screensaver_control()“. Menghilangkannya cukup masuk ke Preference – Misc, hilangkan centang pada “Stop XScreenSaver“.

3. Internet Browser

Xubuntu dilengkapi Firefox versi 2.0.0.6, versi terbarunya 2.0.0.8 di website firefox. Pertama kali saya langsung menambahkan addon. Ada feature baru dari Gutsy berupa integrasi addon melalui ubuntu repo, tapi karena masih terbatas saya menggunakan metode normal. Pilihan addon yang saya gunakan adalah:

  • Adblock Plus, fungsinya untuk memblok add
  • DownThemAll, basic massdownloader. Tidak terlalu bagus tapi rasanya belum ada pilihan lain
  • BatchDownload, buat yang menyukai download gambar/file
  • Backgroundimage Saver, untuk mengakali download gambar yang disembunyikan sebagai background :)
  • DownloadHelper, untuk download movie dari YouTube dan sebangsanya
  • FireFTP, FTP client

Sebagai alternatif saya menginstall Opera Browser. Versi deb-nya sudah tersedia di website Opera untuk versi feisty dan berjalan dengan baik.

4. Games

Xubuntu Gutsy dilengkapi dengan gnome-game persis seperti Ubuntu. Saya tidak terlalu menyukainya, barangkali nanti saya akan menguninstallnya.

Display Settings
Setingan default pada monitor setelah instalasi adalah 1280×960@60. Fonts terlihat kecil dan layar monitor terasa berkedip menyakitkan mata. Setelah mencoba-coba ketemu juga setingan yang pas buat saya yaitu 1024×768@85 dengan font size 8.

Windows Networking/Sharing

Seperti pada Feisty, Thunar belum mengakomodasi windows networking. Berikut langkah-langkah yang saya lakukan.

  • Melalui Synaptic, install samba, fusesmb, dan winbind
  • Edit /etc/samba/smb.conf, ubah “Workgroup=MSHOME” sesuai nama workgroup. Apabila Anda ingin mensharing public folder tanpa autentikasi seperti halnya Share Document pada Windows, ubah baris “; security = user” menjadi “security = share“.
  • Edit /etc/nsswitch.conf, tambahkan wins pada line host (misal – host : files wins dns).
  • Edit /etc/modules, tambahkan fuse pada list modules (kalau sudah ada, tidak perlu di edit lagi)
  • Masuk ke System – Users and Groups. Pada Username Properties – User Privileges tab, centang pada “Allow use of fuse file system…”
  • Buat directory yang akan dimount untuk network, misal /media/network
    • sudo mkdir /media/network
    • sudo chmod 777 /media/network
    • sudo chown username:fuse /media/network (username isi dengan username Anda)
  • Masuk ke Setting – Autostarted Application, Tambahkan applikasi dengan nama dan deskripsi terserah, yang penting adalah command berikut “fusesmb /media/network” (sesuai mountpoint yang Anda pilih)
  • Buka Thunar, drag untuk membuat shortcut dari mountpoint (/media/network) ke tempat shortcut yang tersedia di kolom sebelah kiri.
  • Restart samba, “sudo /etc/init.d/samba restart
  • Logout kemudian login lagi
  • Semoga berhasil